Antusiasme Warga Mojorejo Sambut Layanan Mobil Keliling PBB-P2 dari Bapenda Kota Batu
- Apr 22, 2026
- Renza Agastha Merdeka
- Pemerintahan, Infrastruktur, Pelayanan
Rabu, 22 April 2026, suasana teras Kantor Desa Mojorejo tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan untuk memanfaatkan layanan mobil keliling Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu. Layanan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, dan menjadi salah satu upaya jemput bola pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Tidak hanya untuk melakukan pembayaran pajak, banyak di antara mereka yang datang dengan berbagai pertanyaan dan kebutuhan administratif yang selama ini belum terselesaikan. Beberapa warga mengaku masih belum memahami secara rinci terkait luas tanah dan luas bangunan yang tercantum dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Kesempatan ini dimanfaatkan untuk berkonsultasi langsung dengan petugas, sehingga mendapatkan penjelasan yang lebih jelas dan akurat.
Selain melayani pembayaran PBB-P2, Bapenda Kota Batu juga membuka berbagai layanan lain yang berkaitan dengan administrasi pajak. Di antaranya adalah pengajuan mutasi SPPT, pendaftaran objek pajak baru, hingga perubahan data PBB-P2. Layanan ini dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang selama ini mengalami kendala waktu, akses, atau kurangnya informasi terkait prosedur administrasi pajak.
Kehadiran mobil keliling ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Pajak, dalam hal ini PBB-P2, merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di tingkat desa.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa layanan seperti ini sangat memudahkan, karena tidak perlu datang langsung ke kantor Bapenda yang berada di pusat kota. Selain itu, interaksi langsung dengan petugas juga membantu mengurangi kesalahpahaman yang kerap muncul akibat keterbatasan informasi.
Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam menghadirkan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah Desa Mojorejo turut berperan dalam memfasilitasi tempat dan menyampaikan informasi kepada warga, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Secara umum, pelaksanaan layanan mobil keliling PBB-P2 di Desa Mojorejo berlangsung dengan baik dan memberikan dampak positif. Tingginya partisipasi warga menjadi indikator bahwa kebutuhan akan layanan publik yang mudah diakses dan informatif masih sangat besar.