Wayang Kulit Semarakkan Malam Bersih Dusun Ngandat dalam Rangkaian Bersih Desa Mojorejo: Tradisi dan Kebersamaan yang Membius Penonton

  • Aug 26, 2024
  • Renza Agastha Merdeka
  • Seni dan Budaya, Pariwisata, Acara dan Kegiatan

Di bawah langit malam yang bertabur bintang, Desa Mojorejo kembali menggeliat dengan nuansa tradisi yang begitu kental. Pagelaran wayang kulit yang dipimpin oleh dalang legendaris, bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah perjalanan magis yang menyatukan warga dalam semangat guyub rukun 30 Juli 2024.

Puluhan hingga ratusan warga berkumpul, dan mencari posisi ternyaman mereka untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit. Pertunjukan dimulai tepat pukul 20.00 WIB, ketika bayangan wayang mulai menari di atas kelir, diiringi oleh gemerincing gamelan yang menggema hingga ke pelosok desa. Kisah menarik yang dibawakan malam itu berhasil membuat setiap penonton terpukau didampingi dengan suasana malam yang begitu cerah.

Dengan guyub rukun, warga Mojorejo berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional ini. Pagelaran wayang kulit tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya leluhur dan mempererat tali silaturahmi antar warga. Di tengah arus modernisasi, acara ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga warisan budaya yang sarat makna.

 

Penulis: Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Berita Terkait Warga Dusun Ngandat Meriahkan Selamatan Desa dengan Pagelaran Wayang Kulit