Warga Mojorejo Bersatu dalam Kerja Bakti Pasca Banjir untuk Pulihkan Infrastruktur Desa
- Jan 19, 2025
- Renza Agastha Merdeka
- Sosial, Infrastruktur, Acara dan Kegiatan, Berita Lokal, Lingkungan
Pemerintah Desa Mojorejo mengundang seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong dalam kegiatan kerja bakti pasca banjir yang dijadwalkan pada Minggu, 19 Januari 2025. Acara ini dimulai pukul 06.30 WIB, berlokasi di sepanjang Gantasan RW 06 hingga RW 08. Kegiatan ini menjadi respons cepat atas kerusakan plengsengan sungai yang disebabkan oleh banjir beberapa hari lalu.
Melalui Surat Undangan Nomor 005/01/35.79.03.2005/I/2025 tertanggal 16 Januari 2025, pemerintah desa menegaskan pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat untuk mengatasi dampak bencana tersebut. Kerja bakti ini bertujuan memperbaiki plengsengan sungai yang jebol dengan cara sederhana namun efektif: menata karung-karung berisi tanah di sepanjang garis plengsengan yang rusak. Langkah ini dilakukan untuk mencegah erosi lebih lanjut yang berpotensi menyebabkan amblesnya Jalan Diponegoro, salah satu akses penghubung desa.
Kepala Desa Mojorejo mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi upaya memperbaiki kerusakan infrastruktur, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kebersamaan warga dalam menghadapi tantangan. “Kami mengajak semua pihak, baik dari lembaga desa maupun masyarakat umum, untuk bersama-sama mengambil bagian dalam menjaga lingkungan dan infrastruktur desa kita,” ujarnya. Kerja bakti ini juga menjadi wujud nyata dari semangat gotong royong yang terus dijaga di Desa Mojorejo.
Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah Mojorejo menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan pengelolaan lingkungan. Diharapkan, langkah ini tidak hanya menyelesaikan permasalahan sementara, tetapi juga menjadi awal dari solusi jangka panjang untuk mencegah kerusakan yang lebih besar di masa mendatang.
Dengan semangat kebersamaan, Desa Mojorejo menunjukkan bahwa persatuan adalah kunci untuk bangkit dari bencana. Seluruh warga kini bersiap untuk turun tangan, membuktikan bahwa kerja sama dan kepedulian adalah fondasi utama dalam menjaga desa tetap tangguh dan aman bagi semua.