Warga dan Pemerintah Desa Mojorejo Gotong Royong Perbaiki Plengseng TK Kasih Ibu Pascabanjir
- Feb 08, 2026
- Renza Agastha Merdeka
- Pemerintahan, Sosial, Infrastruktur, Lingkungan, Pelayanan
Pemerintah Desa Mojorejo bersama anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan warga setempat melaksanakan kerja bakti untuk memperbaiki plengseng (dinding penahan tanah) di area TK Kasih Ibu (Bok Anyar) Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Plengseng tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat tergerus arus banjir.
Kerusakan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir, yang memicu aliran air cukup deras di sekitar lokasi sekolah. Akibatnya, sebagian plengseng hanyut dan terkikis, sehingga berpotensi membahayakan lingkungan sekitar, khususnya area aktivitas anak-anak dan warga yang melintas.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Mojorejo bersama Linmas dan masyarakat mengambil langkah cepat dengan melakukan perbaikan secara permanen. Pengerjaan dilakukan dengan pemasangan batu dan penguatan menggunakan semen, bukan sekadar penanganan darurat sementara. Langkah ini diambil untuk memastikan struktur plengseng lebih kokoh dan mampu menahan erosi apabila terjadi hujan lebat di kemudian hari.
Partisipasi warga terlihat sejak pagi hari. Mereka bergotong royong mengangkat batu, mencampur adukan semen, hingga merapikan struktur plengseng yang diperbaiki. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah desa, Linmas, dan masyarakat dalam merespons persoalan lingkungan secara cepat dan nyata.

Secara umum, peristiwa banjir dan kerusakan infrastruktur lingkungan di wilayah Kota Batu tidak terlepas dari faktor curah hujan tinggi dan kondisi geografis yang berbukit. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada musim penghujan di wilayah Jawa Timur. Kondisi ini meningkatkan risiko erosi tanah dan kerusakan bangunan penahan tebing di daerah rawan aliran air.
Melalui perbaikan plengseng ini, Pemerintah Desa Mojorejo berharap dampak banjir dapat diminimalkan di masa mendatang, khususnya di area fasilitas pendidikan. Upaya perbaikan permanen juga diharapkan menjadi contoh penanganan infrastruktur desa yang lebih berkelanjutan, tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif.
Kegiatan kerja bakti tersebut menegaskan bahwa penanganan risiko bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, upaya menjaga keselamatan lingkungan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Sumber: TPK Desa Mojorejo