Sosialisasi dan Skrining Kesehatan: Upaya Bersama Mencegah Hipertensi dan Diabetes Melitus di Mojorejo
- Jun 02, 2025
- Renza Agastha Merdeka
- Kesehatan dan Kesejahteraan, Pemerintahan, Acara dan Kegiatan, Pelayanan
Sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular, Dinas Kesehatan Kota Batu bekerja sama dengan Pemerintah Desa Mojorejo menggelar kegiatan Sosialisasi dan Skrining Pencegahan Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus pada Senin, 2 Juni 2025. Kegiatan ini dirangkaikan dengan agenda CKG (Cek Kesehatan Gratis) yang menjadi salah satu strategi promotif-preventif Dinas Kesehatan Kota Batu tahun ini.
Berlokasi di wilayah RW.01 Desa Mojorejo, kegiatan ini terbuka secara gratis bagi masyarakat umum, khususnya warga Mojorejo dan sekitarnya. Antusiasme warga terlihat jelas dari jumlah peserta yang hadir, yakni kurang lebih 150 orang. Mayoritas peserta berasal dari kalangan lanjut usia yang memang tergolong kelompok risiko tinggi terhadap penyakit hipertensi dan diabetes melitus (DM).
Kepala Desa Mojorejo, Rujito, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa menjaga kesehatan harus dimulai dari kesadaran individu, terlebih bagi para lansia yang memiliki kerentanan tinggi terhadap komplikasi penyakit tidak menular. Menurutnya, pola makan sehat dan gaya hidup aktif bukan hanya menjadi tren, melainkan kebutuhan pokok demi kualitas hidup yang optimal. "Kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tapi tanggung jawab bersama. Dimulai dari rumah, dari diri sendiri," ujarnya.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Aditya Prasaja. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Mojorejo atas dukungannya dalam menyukseskan program kesehatan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk tidak menunggu gejala muncul, namun lebih memilih langkah preventif seperti cek kesehatan rutin, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik yang teratur. "Semakin dini kita tahu kondisi tubuh kita, semakin besar peluang kita untuk mencegah penyakit berkembang," katanya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, disampaikan pula edukasi kesehatan melalui pemaparan materi oleh para tenaga medis profesional. Dr. Susana Indahwati dari Dinas Kesehatan Kota Batu membawakan materi seputar hipertensi—penyakit yang dikenal sebagai silent killer karena sering kali tidak menunjukkan gejala namun dapat berdampak serius seperti stroke dan gagal ginjal jika tidak ditangani. Sedangkan untuk materi diabetes melitus, disampaikan oleh Ibu Laurensia, juga dari Dinkes Kota Batu, yang menjelaskan bahaya gula darah tinggi dan pentingnya diet serta pemeriksaan gula darah rutin.
Kegiatan skrining sendiri dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Beji dan Dinas Kesehatan Kota Batu yang meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, serta konsultasi singkat mengenai hasil pemeriksaan. Pelayanan dilakukan secara ramah dan terorganisir, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti dengan nyaman dan tuntas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Mojorejo terhadap pentingnya pencegahan penyakit tidak menular semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah kota dan desa dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas.
Semoga kegiatan serupa terus diadakan secara berkala dan merata di berbagai wilayah Kota Batu. Karena pada akhirnya, pencegahan adalah langkah paling bijak untuk menjaga kesehatan masyarakat agar tetap prima dan produktif dalam menjalani kehidupan.
Salam sehat!