Pertemuan Rutin Kader Kesehatan Desa Mojorejo: Tingkatkan Kinerja dan Apresiasi Capaian Gebyar Posyandu ILP 2024
- Nov 28, 2024
- Renza Agastha Merdeka
- Pendidikan dan Pelatihan, Kesehatan dan Kesejahteraan, Pemerintahan, Pemberdayaan, Pelayanan
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2024, Dinas Kesehatan Kota Batu mengadakan Gebyar Posyandu ILP (Imunisasi Lengkap Plus). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada posyandu dan kader kesehatan yang berperan penting dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Gebyar Posyandu menjadi momentum evaluasi tahunan sekaligus pengakuan atas kinerja kader di berbagai wilayah.



Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang tersebut. Beragam penghargaan diraih oleh Posyandu Mojorejo baik di tingkat Puskesmas Beji maupun tingkat Kota Batu. Posyandu Flamboyan, salah satu posyandu unggulan Mojorejo, menyabet Juara 1 tingkat Puskesmas Beji, sekaligus dinobatkan sebagai Posyandu Terbaik tingkat Kota Batu. Selain itu, Posyandu Anggrek berhasil meraih Juara 3 tingkat Puskesmas Beji, dan Posyandu Matahari memenangkan Juara 1 kategori Penyuluh. Tak hanya itu, penghargaan kader teladan tingkat kota diberikan kepada Dian Eka Wahyu Ningsih, kader dari Posyandu Matahari. Bahkan, Posyandu Flamboyan juga meraih penghargaan sebagai Tim Yel-yel Terbaik tingkat Kota Batu, menambah daftar panjang prestasi Mojorejo.
Pertemuan Rutin Kader Kesehatan untuk mengevaluasi program kesehatan yang telah berjalan, sekaligus membahas rencana strategis di tahun mendatang digelar pada Kamis, 28 November 2024, bertempat di Graha Abdi Praja Desa Mojorejo. Acara ini dipandu langsung oleh Dian Eka Wahyu Ningsih dan dihadiri oleh perwakilan kader dari berbagai posyandu di Mojorejo. Pertemuan dimulai pukul 11.00 WIB dengan agenda utama evaluasi program kesehatan, penurunan angka stunting, dan penguatan peran posyandu dalam layanan imunisasi lengkap pada bayi.



Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Mojorejo, Ibu Mariani, menyampaikan apresiasi atas dedikasi kader kesehatan yang tanpa lelah bekerja di garda terdepan pelayanan masyarakat. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan Mojorejo di Gebyar Posyandu ILP tidak lepas dari sinergi yang baik antara kader, masyarakat, dan pemerintah desa. Hal tersebut menunjukan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan desa yang sehat dan sejahtera.
Beberapa poin penting yang menjadi hasil pertemuan ini meliputi:
- Capaian Program Imunisasi Lengkap: Desa Mojorejo berhasil mencapai target cakupan imunisasi pada bayi, namun kader diminta untuk tetap memastikan semua anak di desa mendapatkan imunisasi lengkap tepat waktu.
- Penurunan Stunting: Ditekankan pentingnya pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) yang memenuhi standar gizi sesuai pedoman Isi Piringku.
- Kunjungan Rumah oleh Kader Posyandu: Seluruh posyandu di Mojorejo diwajibkan melakukan kunjungan rumah mulai Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kesehatan keluarga, mengidentifikasi risiko sejak dini, dan mencatat setiap permasalahan yang muncul di lapangan.
- Optimalisasi Pelaksanaan LLP (Layanan Lima Paket): Meliputi layanan imunisasi, timbang berat badan, konsultasi gizi, pemberian vitamin A, dan pemantauan pertumbuhan balita.
Ketua Tim Penggerak PKK juga mengingatkan pentingnya pendokumentasian administrasi yang rapi, termasuk pencatatan kunjungan rumah, untuk memastikan semua intervensi kesehatan dapat berjalan dengan baik.
Pengakuan atas Dedikasi Kader
Prestasi yang diraih Mojorejo menjadi bukti nyata komitmen kader kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dian Eka Wahyu Ningsih, yang juga menerima penghargaan sebagai Kader Teladan tingkat Kota Batu, menjadi inspirasi bagi kader lainnya. Perannya dalam memimpin posyandu, memberikan penyuluhan, hingga membantu pelaksanaan program kesehatan desa mendapat apresiasi luas.
Harapan dan Langkah ke Depan
Keberhasilan Mojorejo dalam Gebyar Posyandu ILP 2024 diharapkan dapat memotivasi kader lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Desa Mojorejo optimis dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam upaya menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Dengan pencapaian ini, Mojorejo membuktikan bahwa keberhasilan layanan kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada komitmen dan kerja keras para kader di lapangan. Selamat untuk Desa Mojorejo atas prestasi gemilangnya!