Mahasiswa MBKM-MD UM Gelar Sosialisasi RAB dan Penutupan KKN di Desa Mojorejo

  • Mar 19, 2025
  • Renza Agastha Merdeka
  • Pemerintahan, Acara dan Kegiatan, Pemberdayaan, Pelayanan, Penelitian dan Pengabdian

Mahasiswa Program MBKM-MD (Merdeka Belajar Kampus Merdeka – Membangun Desa) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar acara sosialisasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada 19 Maret 2025, bertempat di Graha Abdi Praja Desa Mojorejo. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat desa, tokoh masyarakat, serta dosen pembimbing lapangan. Acara ini menandai akhir dari pelaksanaan KKN sekaligus menjadi momentum untuk memaparkan rencana pembangunan Plengsengan yang disusun oleh mahasiswa.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Mojorejo, Rujito, beserta sejumlah tamu undangan terkemuka, di antaranya Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan, Ketua Karang Taruna, dan perwakilan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM). Turut hadir pula Dosen Pembimbing Lapangan MBKM-MD UM yang mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mojorejo, Rujito, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa KKN selama berada di desa. “Atas nama pemerintah desa, saya mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah berkontribusi untuk kemajuan Desa Mojorejo. Kami juga memohon maaf jika selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya. Rujito berharap, meskipun KKN secara resmi telah ditutup, komunikasi dan kolaborasi antara mahasiswa dan desa dapat terus berlanjut ke depannya.

Acara penutupan KKN ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa, yang mayoritas berasal dari Program Studi S1 Teknik Sipil, untuk memaparkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terkait pembangunan Plengsengan. RAB tersebut disusun sebagai bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan solusi konkret dalam pembangunan infrastruktur di Desa Mojorejo. Pemaparan RAB ini mendapat tanggapan positif dari para undangan, yang menyatakan harapannya agar rencana tersebut dapat segera direalisasikan.

Kegiatan ini tidak hanya menandai akhir dari program KKN, tetapi juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam upaya membangun desa. Dengan adanya sosialisasi RAB, diharapkan pembangunan Plengsengan dapat segera terlaksana, memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Mojorejo.