Kolaborasi dan Inovasi: Studi Banding KIM Sidoarjo ke KIM Mojorejo Kota Batu untuk Penguatan Program Informasi Masyarakat
- Dec 10, 2025
- Renza Agastha Merdeka
- Pendidikan dan Pelatihan, Pemerintahan, Acara dan Kegiatan, Pelayanan
Upaya memperkuat kapasitas dan kualitas program Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) terus dilakukan secara berkelanjutan oleh berbagai daerah. Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo, yang menggelar kegiatan studi tiru ke Pemerintah Kota Batu pada Rabu, 10 Desember 2025. Kunjungan ini diarahkan langsung oleh Diskominfo Kota Batu ke KIM Mojorejo, salah satu KIM yang berada di bawah binaan mereka dan dikenal aktif mengembangkan inovasi di bidang informasi publik.



Studi banding berlangsung di Kuliner Rakyat Mojorejo dalam suasana hangat dan terbuka. Rombongan KIM Sidoarjo diterima oleh Kepala Desa Mojorejo, Rujito, Direktur BUMDes Makmur Sejahtera Mojorejo, Suwandi, Ketua KIM Mojorejo, Erwin Sidharta, perwakilan Diskominfo Kota Batu Kak Sarah, serta sejumlah anggota KIM Mojorejo lainnya. Pertemuan berlangsung cair namun tetap fokus pada tujuan utama: saling berbagi pengalaman untuk memperkuat peran KIM sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam surat permohonannya kepada Pemerintah Kota Batu, Diskominfo Kabupaten Sidoarjo menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas, inovasi, dan kualitas program KIM di daerah mereka, sekaligus mempelajari praktik baik yang selama ini telah diterapkan Kota Batu melalui pembinaan KIM-nya. KIM Mojorejo menjadi salah satu rujukan karena konsistensinya dalam mengelola informasi publik berbasis komunitas, memanfaatkan media digital, serta menjalankan berbagai program literasi informasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.



Pada kesempatan tersebut, KIM Mojorejo memaparkan berbagai program unggulan, termasuk implementasi ADINDA yang selama ini digunakan sebagai pendekatan literasi untuk membantu masyarakat memahami dan memilah informasi faktual di tengah derasnya arus informasi digital. Program ini menjadi salah satu fondasi penting dalam mencegah penyebaran informasi yang tidak benar, sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya verifikasi informasi.
KIM Mojorejo juga berbagi strategi yang membawa mereka meraih predikat KIM Terinformatif pada KIM Awards Kota Batu 2025 serta penghargaan KIM Terinovatif pada Festival KIM Nasional di Kota Tangerang pada 14–15 November 2025. Pengalaman tersebut menjadi poin pembelajaran bagi KIM Sidoarjo mengenai bagaimana sebuah KIM dapat berkembang melalui konsistensi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi secara tepat guna.
Diskusi berlangsung dua arah, membahas pengelolaan kelembagaan, strategi publikasi, pendanaan, kolaborasi lintas sektor, serta model pembinaan KIM di Kota Batu yang bisa diadaptasi di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan tentang bagaimana KIM dapat tetap relevan di tengah perubahan kebutuhan informasi masyarakat yang semakin dinamis.
Melalui kunjungan ini, diharapkan lahir pemahaman baru, jejaring yang lebih kuat, serta rencana tindak lanjut bagi kedua daerah. KIM Mojorejo berharap pengalaman yang dibagikan dapat bermanfaat bagi pengembangan KIM di Sidoarjo, sekaligus memperkuat peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan literasi digital dan penyebaran informasi publik yang kredibel.


Kegiatan ditutup dengan harapan bersama bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada satu pertemuan saja, tetapi menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih luas, inovatif, dan berkelanjutan demi menghadirkan layanan informasi yang lebih baik bagi masyarakat.